8.19.2017

Menuju Fase Baru Kehidupan

  No comments    
categories: 
Bismillahirrahmanirrahim
Seminggu lagi in sya Allah aku memasuki fase baru kehidupan. Laiknya ucapan kebanyakan orang "selamat menempuh hidup baru". Yap, umumnya serba baru,mulai dari pasangan baru (bagi yg gak pacaran), tanggung jawab baru hingga cinta yang baru. Inilah fase ibadah terlama sepanjang hayat. Ini bukan hanya tentang status yang berubah dari single menjadi taken,tapi status ini diiringi bertambahnya hak dan kewajiban sebagai seorang istri. Fase di mana diujinya kerja sama pasangan tuk wujudkan visi misi keluarga. Fase yang disebut sebagai "madrasah kehidupan" tuk membangun sebuah peradaban.

Soal jodoh siapa sangka, bisa jadi jodohmu adalah dia yang sama sekali gak kamu kenal atau bahkan sangat kamu kenal. Bisa jadi dia yang cuma berpapasan atau yang pernah terlibat dalam suatu organisasi. Who Knows? Only He Knows..
Intinya kamu berproses dengan siapapun, ujung-ujungnya sama dia juga. Wong namanya jodoh, bisa aja yang dikejar-kejar makin jauh tapi yang gak disangka malah Allah datangkan. Setiap orang punya ceritanya. Teringat nasihat sahabatku, jodoh itu "gak bisa milih" tapi prosesnya kita yang milih, mau dijemput dengan kemaksiatan atau ketaatan.

Pilihan ada padamu 

Mohon doakan aku dan akang, semoga Allah mampukan kami menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah wadakwah 

5.14.2016

Jagalah anak-anak kita

  No comments    
categories: ,

Anak-anak merupakan aset agama dan bangsa. Miris jika kita lihat anak-anak tanpa masa depan, sedari kecil sudah minim pendidikan serta kasih sayang bahkan ada yang dirusak oleh orang-orang terdekatnya. Kasus yang terjadi sekarang ini seperti kekerasan terhadap anak oleh orang tua, eksploitasi anak, tindakan asusila, pemerkosaan bahkan pembunuhan masih ada di masyarakat kita. Sedihnya anak merasa insecure bahkan dengan keluarga terdekatnya. Lalu apa yang harus dilakukan? apakah mengandalkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan LSM sejenis saja sudah cukup? rasanya tidak. Peran orang tua atau wali sebagai orang terdekat sangatlah krusial, itulah mengapa pentingnya ilmu parenting dalam sebuah rumah tangga. Orang tua atau wali harus menjadi tempat pelabuhan teraman bagi anak, tempat curhat yang utama, tempat pendidikan akhlak dan karakter awal bagi anak, serta monitor tumbuh kembang anak. 
Harus disadari estafet kepemimpinan di semua lini akan sampai kepada anak-anak masa kini. Regenerasi adalah keniscayaan, karenanya pendidikan bagi anak-anak sangatlah penting. Fungsi pendidikan dalam keluarga dan lembaga pendidikan formal harusnya beriringan. Dalam keluarga,terdapat konsep parenting menurut Ali bin abi thalib r.a :
1. 7 tahun pertama (1-7) perlakukan anakmu seperti raja. Pada usia ini,perkembangan anak secara fisik,emosi sosial dan intelektual sedang berada pada titik start. Maka perlakuan orang tua yang penuh kasih sayang,lembut,mengajarkan dan memberi teladan kebaikan amatlah penting. Pada usia ini anak sedang memiliki keingintahuan tinggi,mudah meniru orang lain serta jiwa yang masih rapuh dan labil,sehingga sikap marah,membentak dan kasar tidak baik bagi perkembangannya.
2. 7 tahun kedua (8-14) perlakukan anakmu seperti tawanan.
Tawanan di sini bukan berarti mengekang,tetapi memberikan hak secara proporsional disamping adanya kewajiban dan larangan. Masa-masa usia ini,anak sudah bisa diajarkan kedisiplinan dalam hidupnya.
3. 7 tahun ketiga (15-21) perlakukan anakmu seperti sahabat.
Usia 15 merupakan rata-rata usia anak mencapai akil balig, dimana semua ibadah dan dosa sudah menjadi tanggungan diri sang anak. Peran orang tua sebagai sahabat amat penting,karena anak mulai beranjak dewasa. Sudah bisa memilih dan memutuskan segala hal dalam hidupnya.
“Ya Tuhan kami,anugerahkanlah kepada kami dari isteri-isteri kami dan keturunan kami kesenangan hati, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang beriman” (QS. Al Furqan: 74)
Jagalah mereka. Berikan kecukupan kasih sayang, materil, kesehatan serta pendidikan yang baik. Lembaga pendidikan formal pun harus berfungsi sebagai mana mestinya, mendidik tidak sebatas mengajar. Jika semua bersinergi, In sha Allah masa depan anak-anak sebagai pewaris agama dan bangsa akan cemerlang. Aaamiin. 

Emang harus ya corat-coret seragam?

  No comments    
categories: ,
Kelulusan adalah sebuah hal yang diinginkan setiap pelajar di semua jenjang. Setelah berlelah-lelah, letih dalam perjuangan semua ujian, akhirnya yang ditunggu telah tiba. Rasa capek dan deg-degan langsung sirna saat tau kamu berhasil lulus dari sekolah. Kebayang kan senengnya macam apa?
Ekspresi rasa senang itu diwujudkan dalam hal positif dan juga negatif. Katakanlah ada "tradisi" perayaan sehabis lulus. Beda negara, kota dan budaya pasti beda juga tradisinya. Di Indonesia sendiri, terutama tingkat pelajar SMA masih ada tradisi coret baju seragam. Alasannya sih sebagai kenang-kenangan yang isinya bisa tanda-tangan atau pesan dari teman seangkatan. Whatever, I disagree with this, kenapa? menurutku ini tradisi mubazir dan kurang bermanfaat. Selain buang-buang pilox secara percuma, corat-coret ini juga sering berujung ke aksi vandalisme di ruang publik, mending bikin mural yang nilai seninya jelas. Baju seragam itu juga bisa aja kan diwariskan ke saudara atau tetangga yang membutuhkan. Jaman digital macam ini, kalau mau buat kenang-kenangan semacam itu kan bisa dibikin versi digital, jadi gak perlu merusak sesuatu yang masih bisa dimanfaatkan. Apalagi setelah baca berita akhir-akhir ini, aksi corat-coret baju ini menjadi vulgar karena ada sebagian pelajar yang corat-coret baju di bagian vital dan tindakan seksual lainnya yang tak layak dilakukan seorang pelajar. Astagfirullah.

Selain aksi coret baju, tradisi konvoi dan ugal-ugalan masih banyak dilakukan sebagai bentuk perayaan kelulusan, yang negatifnya bikin macet bahkan sampai ada yang mengalami perkelahian dan menimbulkan korban. Bukankah lebih arif kalau konvoinya jalan kaki sambil mungutin sampah?hehe. Di Jogja tuh ada bentuk perayaan yang patut dicontoh, yaitu membagikan nasi bungkus ke warga yang berhak di sekitar sekolah. Keren kan? selain ini bentuk aksi sosial, timbal baliknya para warga mendoakan para pelajar juga agar sukses di masa depan. 

Aksi bagi-bagi nasi bungkus di Jogjakarta
Sumber : http://jogja.tribunnews.com/

Bentuk perayaan kelulusan sebagai rasa syukur itu bisa diekspresikan dengan banyak kegiatan positif loh, misal doa bersama, traktir makan para guru (loh), patungan beli bibit pohon terus tanam di sekolah, aksi jalan santai sambil mungut sampah, donor darah dan masih banyak deh yang bisa dilakukan dan jadikan tradisi positif untuk merayakan kelulusan. So, masih harus ya corat-coret baju?

Buat adik-adik yang lulus, semoga sukses masuk ke sekolah atau PT yang diimpikan ya. Sukses meraih cita-cita dan ilmu yang bermanfaat. Nikmati setiap masa dengan hal-hal positif dan kebermanfaatan, Good Luck everyone !

4.16.2016

Dua Empat

  No comments    
categories: 

Dua empat !
Ya, dua puluh empat tahun lalu di hari ini seorang bayi perempuan lahir ke dunia. Menangis karena keluar dari tempat nyaman yang selama sembilan bulan lamanya ia tinggal, rahim. Terlahir ke dunia dan dikelilingi orang-orang penuh cinta yang tak mampu berkata manis tentang cinta. Dia dititipkan pada malaikat yang tak setaat malaikatNya, namun tak semembangkang iblis. Dan sekarang ternyata ia telah sampai di angka dua empat.

Sudah selama dua puluh empat tahun hidup di dunia, apa yang sudah dicapai?
Apa yang sudah diberikan untuk orang-orang terkasih?
Apa yang sudah ditabung untuk kelak dipanen di akhirat?
Sudah sejauh apa peran sebagai hamba Allah?
Sudah sejauh apa peran membangun peradaban?
Sudah berapa banyak istigfar dan taubat atas dosa-dosa?
Mari introspeksi ! Agar usia tak sekedar angka. 

Syukurku pada Allah Sang Maha Kasih yang telah memberi kesempatan padaku untuk hidup sampai di usia ini. Betapa aku masih menjadi manusia yang jauh dari bersyukur, aku akan terus belajar. 
Terima kasih untuk Mama yang telah bersusah payah mengandung dan melahirkanku. 
Terima kasih untuk Bapak yang telah bersusah payah mencari sumber penghidupan untukku.

I hope everythings will be better ! I'll give my best, In Shaa Allah :)

4.14.2016

Tulus

  1 comment    
categories: ,

Jiwa manusia itu berkembang,dia bisa jadi lebih besar atau justru mengkerut mengerucut. Ya,tergantung bagaimana asupan dan ujian yang menimpa hidupnya.
Setiap dari kita memiliki sisi jiwa & hati yang baik serta buruk. Mengutip kata Salim A.Fillah bahwa orang beriman itu bagai rembulan, memiliki sisi terang yang menghadap ke bumi dan sisi gelap yang tak pernah ingin ditampakkannya.
Coba lihat sekitar kita,betapa banyak orang yang menyayangi kita dengan tulus bahkan setelah mereka tau sisi gelap dan kelam kita. Mereka tetap membersamai kita yang penuh aib dan salah, membersamai dalam suka dan duka,membersamai dalam tawa dan air mata. Sungguh beruntung orang yang dikelilingi orang-orang soleh nan tulus. Yang dengannya kita menjadi lebih dekat pada Allah dan merindui surgaNya.
Hati yang bersih itu tajam,mampu merasakan ketulusan dan mendeteksi kemunafikan. Ketulusan mampu mengetuk bekunya hati dan kerasnya kebebalan. Terima kasih untuk semua ketulusan orang-orang sekelilingku. Keluarga,teman,sahabat,gengs,guru dan masih banyak lagi.

Malam berlalu,
tapi tak mampu kupejamkan mata dirundung rindu
Kepada mereka
yang wajahnya mengingatkanku akan surga
Wahai fajar terbitlah segera,
agar sempat kukatakan pada mereka
"Aku mencintai kalian karena Allah"
(Umar ibn Al-Khattab)




4.13.2016

Hi Friends !

  No comments    
categories: 


Hi Friends !
Long time no see
I just wanna hug you and cry on your shoulder
Don't ask me anything, please !
I just wanna see you smile 
Trust me, dont mind me for a while
My mind and heart was sick

Am I a burden for you?
When you come again, I just wanna separate for a second
You are special for me
I don't intend to throw you away
I just don't understand myself
What happen with me?
I don't know 

So, thanks for your patience
Iam the one who are intractable
Sorry for everythings I did
I hope we always be friends 
Love you

Best Regards,
Tsamrotul






4.11.2016

Bro, I hope your happiness grow with her

  1 comment    
categories: 

Hi my big bro !
Awal bulan depan adalah salah satu moment penting dalam hidupmu. Sebuah janji yang berat (mitsaqon ghalidzo) akan terucap dari lisanmu di depan ayahanda sang pujaan hati. Yup, pernikahan! aku bahagia dan tak sabar ingin menyaksikan moment itu. Inget kan apa yang nenek ucapkan selagi masih ada? Nenek bilang "rumah kan udah dibenerin,taun depan aa atau teteh segera nikah"
ya, ucapan dan doanya in sya allah akan terwujud dalam waktu dekat :)

Mari sedikit bernostalgia mengenang masa kecil kita. Saat masih SD dulu,aku yang sesekali bertengkar dengan anak laki-laki pernah merengek meminta bantuan dari satu-satunya kakakku. Aku butuh backing-an agar lawanku tak berkutik. Saat itu,my bro datang ke kelasku tanpa kata. Dan apa yang kau lakukan?cuma memukul meja dengan keras tempat lawanku duduk,lalu pergi berlalu begitu saja. Ya,walaupun aku agak kecewa tapi tindakanmu cukup membuat lawanku menciut.

Saat kecil aku sering bertengkar dengan key adikku,bayangin aja berantem anak perempuan kaya apa. Saling jambak rambut,gigit tangan,mencakar dan saling pukul. Pernah suatu ketika,pertengkaran hebat terjadi di depan rumah. Bising dan heboh,itulah yang dirasakan teman-teman yang notabene tetanggaku yang menonton kejadian itu. Saat itu orang tua tak di rumah,tentu saja kakaku yang jadi penguasa rumah mencoba melerai dan memarahi kami. Keadaan semakin panas,masing-masing dari kami tak ada yang mau mengalah. Akhirnya karena merasa menjadi tontonan,kakakku menjewer telinga kami sambil menyeret kami masuk rumah. Dia sangat kesal. Yup,tentu saja kejadian itu memang memalukan. Jadi ingat nasihat mama kala itu "sama sodara tuh jangan sering berantem,kalau udah gede saling butuh nantinya malu".

Itu sekelumit nostalgia yang masih teringat. saat beranjak remaja, aku dan my bro sesekali adu mulut tapi tak jarang juga kami bercanda saling meledek. Sejak aku SMA dan awal kuliahlah obrolan kami semakin berbobot,berdiskusi ini dan itu. My bro tipikal orang yang introvert,yup sama sepertiku. Tapi,kalau diajak ngobrol sana sini dia nanggepin juga. Pernah suatu ketika aku merasa heran,my bro menelpon sampai obrolan kami ngalor ngidul menghabiskan waktu hampir satu jam lamanya. sejak saat itu,sudah gak aneh lagi kalau dia menelpon dan obrolan kami semakin panjang,yaa walaupun aku yang melempar topik-topik obrolan baru. Jadi kak fen,harus cerewet yaa .. ajakin duluan dia ngobrol. Hehehe

Temanku pernah curhat saat kakak laki-lakinya akan menikah. Ia merasa kakaknya direbut,dan tentu saja kuantitas perhatian sang kakak untuknya tak sama seperti sebelumnya. apakah aku juga akan merasa seperti itu?hahaha

Proses yang my bro dan kak fen jalani in syaa Allah sudah baik,semoga menjadi jodoh dunia akhirat sampai ke surga. Memiliki kehidupan rumah tangga yang sakinah mawaddah dan warahmah. Saling mencintai,menjaga,tumbuh dan berkembang dalam kebaikan. Intinya,saling menghebatkan !
Karena hidup itu indah jika punya happiness, I hope your happiness grow with her, my bro! Wish you the best :)
Dan akhirnyaa aku akan punya teteh.. hehehe


3.19.2016

World Oral Health Day 2016

  No comments    
categories: ,

Assalamualaikum.

Do you know the important of healthy mouth?
Teeth and mouth have the important roles in human life. They can be an alarm for condition of human body. So, from now don't forget to care of them. Care of your oral hygiene !

- Brushing your teeth after breakfast and before going to sleep
- Eat a lot of vegetables and fruits
- visit your dentist every 6 months.

It All Starts Here !
Healthy Mouth, Healthy Body :)


3.15.2016

Curug Sawer Sukabumi

  1 comment    
categories: 
Pagiiii...
Biar seger yuk kita bahas tentang jalan-jalan. Akhir-akhir ini saya benar-benar butuh piknik nih. Maka, karena saya belum bisa melaksanakan itu, paling enggak kali ini saya akan bahas salah satu tempat wisata alam yang dekat dengan rumah saya.
Apa? Dimana?

CURUG SAWER, Sukabumi
Wisata air terjun ini berada di desa Sukamaju kecamatan Kadudampit, Sukabumi. Merupakan air terjun terbesar yang masuk di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, selain curug Cimanaracun yang dekat dengan danau Situ Gunung. Letak Situ Gunung ini kurang lebih 7 km dari Cisaat Sukabumi. Untuk mencapai Curug Sawer, jika kamu berangkat dari pintu masuk Situ Gunung, maka kamu harus berjalan kaki sejauh 2 km. Saat musim hujan, harus hati-hati karena pasti sangat licin, sebaliknya saat musim kemarau kamu harus sedia masker karena jalanan ini cukup berdebu. Di sekitar curug sudah banyak warung-warung atau penjaja makanan, jadi gak usah khawatir kalau kamu mulai lapar. Sesuai pepatah, di mana ada gula di situ ada semut. Di mana ada tempat wisata di situ ada pedagang. 

Bagi saya yang rumahnya dekat dengan kawasan ini, terakhir kali kesana akhir tahun 2015 saya pergi bersama adik dengan berjalan kaki dari rumah. Kami menembus jalan sepanjang sungai dan pesawahan kurang lebih sejauh 2,5 km selama 1,5 jam.  


Memang cukup melelahkan, tapi perjalanan itu terbayar sudah dengan segar dan dinginnya air dari curug ini.


Coba deh main air dan mandi di curug ini, gak akan tahan lama-lama karena saking dinginnya air ini serasa menembus kulit bahkan sampai ke tulang #tsaaah...