1.17.2011

Kesedihan,akibat siapa?

  No comments    
categories: 
Kesedihan membuat kita jatuh dan terlena dalam lembah penyesalan. Lembah yang mana kita akan sulit mengembalikan kepercayaan diri, kekuatan hati dan kemantapan keyakinan. Penyesalan itu perlu, namun terus berlarut dalam penyesalan akan membuat kita terus jatuh dan semakin jatuh dalam lembah kenistaan. Penyesalan haruslah di Follow up dengan perbaikan yang harus diusahakan. Usaha yang dikerahkan haruslah maksimal. Usaha tersebut haruslah diniatkan karena Allah. Jangan sampai usaha kita dibarengi dengan hati menggerutu dan mengingkari takdir Allah bagi kehidupan kita. Sungguh kita harus selalu yakin dan husnudzzan terhadap skenario indah yang Allah buatkan untuk kita. Yakinlah bahwa ini adalah curahan kasih sayang Allah pada kita. Allah mungkin menginginkan kita untuk lebih baik. Lebih keras berusaha, lebih banyak berdo'a. Husnudzzan saja, mungkin Allah ingin kita terus mengingatNya. Allah inginkan kita untuk terus berseru dan meminta padaNya. Allah inginkan kita agar kita menjadi lebih capable. Allah merindukan hambaNya memohon dan meminta padaNya. Itu tandanya bahwa Allah sangat mencintai hambaNya. Selalu ingat perjuangan tanpa pengorbanan takkan pernah menghasilkan kesuksesan. Tidak ada dalam sejarahnya bahwa orang yang sukses, tak pernah terjatuh. Orang-orang yang sekarang berada di puncak kesuksesan adalah orang-orang yang pernah mengalami kegagalan yang menyebabkan kesedihan. Kepahitan hidup bahkan tak elak mereka rasakan. Namun, kesedihan dan kegagalan mereka jadikan sebagai lecutan di masa mendatang agar lebih berhati-hati dan lebih keras untuk berusaha.
Kesedihan mungkin akibat perilaku kita sendiri, kita mungkin telah sengaja atau tidak sengaja membuat suatu keadaan menjadi kacau, gagal, yang kesemuanya itu membuat kesedihan. Namun, jangan menyalahkan Allah. Karena Allah senantiasa mengetahui yang terbaik bagi hambaNya. "Bisa jadi apa yang kamu anggap baik itu buruk menurut Allah, dan yang kamu anggap buruk itu adalah baik menurut Allah ".
La Tahzan!!Karena Allah menyayangi dan menyukai hambaNya yang mau bangkit.  :) :) :)

1.07.2011

Tebarkanlah salam..

  No comments    
categories: 
As-salam merupakan salah satu dari Asma Allah Yang Agung...
Maka dari itu menyebarkan salam adalah dianjurkan,,,
Karena kita menyebarkan keselamatan, kasih sayang dan Rahmat...bagi seluruh alam...
Subhanallah efek dari salam ...
Apalagi kita lebih dianjurkan untuk mengucapkan salam kepada orang yang belum kita kenal..
hal itu akan lebih berkesan..
Orang yang berkendaraan dianjurkan mengucapkan salam kepada orang yang sedang berjalan, orang yang sendirian dianjurkan mengucapkan salam kepada orang yang banyak, orang yang muda kepada orang tua..
begitulah rahmat Islam...
Subhanallah ..dengan salam ukhuwah pun akan lebih terbangun,.,,
lebih kuat dan lebih kokoh...
Mari tebarkan salam... ^_^

1.02.2011

Buah Anggur merupakan salah satu dari "raja buah-buahan"



Allah Berfirman :
“Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan”. (an-Nahl :11)


“Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezki yang baik. Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan”. (An-Nahl :67)

 Buah anggur merupakan nikmat Allah yang dianugerahkan kepada hamba-hambaNya di dunia ini dan di akhirat kelak. Anggur termasuk buah-buahan yang sangat bagus dan banyak manfaatnya. Ia adalah salah satu dari tiga buah-buahan yang disebut sebagai "raja buah-buahan", yaitu buah anggur, kurma dan tin.

Buah anggur mengandung sekitar 15 % zat gula. Tujuh persen diantaranya berbentuk glukosa. Kadar zat gula ini dapat bertambah setiap kali buahnya bertambah matang. Buah anggur memiliki komposisi zat gula yang paling sederhana dan paling mudah dikunyah, dicerna dan melekat pada tubuh. Buah anggur mengandung sekitar 1,5 % zat protein, dan 1,5 % lemak.
Buah anggur sangat kaya dengan vitamin B kompleks yang banyak bekerja mengaktifkan tubuh manusia. Vitamin B merupakan perangkat penting untuk menjaga keselamatan sel saraf. Buah anggur juga mengandung vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta memperkecil kemungkinan-kemungkinan menjangkitnya berbagai bakteri dan kuman. Buah anggur dapat menghasilkan 68 kilolkalori.

Manfaat buah anggur :
1. Dapat meringankan beban usus. Sangat bagus dikonsumsi untuk orang yang mengalami sembelit.
2. Dapat memperlancar saluran kencing dan memperkecil kadar asam urat pada darah.
3. Mengandung glukosa yang dapat membantu menjaga kestabilan hati, mengaktifkan tugas-tugasnya, dan menambah sirkulasi hasil yang diserap oleh hati.
4. Perasan buah anggur dapat menghilangkan lendir, dahak, dan batuk.

Sumber : Rahasia Kesehatan Nabi (Prof.Dr.Abdul Basith Muhammad Sayyid)

Keutamaan menghafal Al Quran

  No comments    
categories: 
Banyak hadits Rasulullah SAW yang mendorong untuk menghapal Al Quran, atau
membacanya di luar kepala, sehingga hati seorang individu Muslim tidak kosong dari
sesuatu bagian dari kitab Allah SWT. Seperti dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu
Abbas secara marfu`:
“Orang yang tidak mempunyai hapalan Al Quran sedikitpun adalah seperti rumah kumuh
yang mauh runtuh “.Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dari Ibnu Abbas (2914), ia berkata: hadits ini hasan sahih.

Dan Rasulullah SAW memberikan penghormatan kepada orang-orang yang
mempunyai keahlian dalam membaca Al Quran dan menghapalnya, memberitahukan
kedudukan mereka, serta mengedepankan mereka dibandingkan orang lain.
Dari Abi Hurarirah r.a. ia berkata: Rasulullah SAW mengutus satu utusan yang
terdiri dari beberapa orang. Kemudian Rasulullah SAW mengecek kemampuan membaca
dan hapalan Al Quran mereka: setiap laki-laki dari mereka ditanyakan sejauh mana
hapalan Al Quran-nya. Kemudian seseorang yang paling muda ditanya oleh Rasulullah
SAW : “Berapa banyak Al Quran yang telah engkau hapal, hai pulan?” ia menjawab: aku
telah hapal surah ini dan surah ini, serta surah Al Baqarah. Rasulullah SAW kembali
bertanya: “Apakah engkau hapal surah Al Baqarah?” Ia menjawab: Betul. Rasulullah
SAW bersabda: “Pergilah, dan engkau menjadi ketua rombongan itu!”. Salah seorang
dari kalangan mereka yang terhormat berkata: Demi Allah, aku tidak mempelajari dan
menghapal surah Al Baqarah semata karena aku takut tidak dapat menjalankan isinya.
Mendengar komentar itu, Rasulullah SAW bersabda:
“Pelajarilah Al Quran dan bacalah, karena perumpamaan orang yang mempelajari Al
Quran dan membacanya, adalah seperti tempat bekal perjalanan yang diisi dengan
minyak misik, wanginya menyebar ke mana-mana. Sementara orang yang
mempelajarinya kemudia ia tidur –dan dalam dirinya terdapat hapalan Al Quran— adalah
seperti tempat bekal perjalanan yang disambungkan dengan minyak misik “.
Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia menilainya hadits hasan (2879), dan lafazh itu darinya. Serta
oleh Ibnu Majah secara ringkas (217), Ibnu Khuzaimah (1509), Ibnu Hibban dalam sahihnya (Al Ihsaan
2126), dan dalam sanadnya ada `Atha, Maula Abi Ahmad, yang tidak dinilai terpercaya kecuali oleh Ibnu
Hibban.

Jika tadi kedudukan pada saat hidup, maka saat mati-pun, Rasulullah SAW
mendahulukan orang yang menghapal lebih banyak dari yang lainnya dalam kuburnya,
seperti terjadi dalam mengurus syuhada perang Uhud.
Rasulullah SAW mengutus kepada kabilah-kabilah para penghapal Al Quran dari
kalangan sahabat beliau, untuk mengajarkan mereka faridhah Islam dan akhlaknya,
karena dengan hapalan mereka itu, mereka lebih mampu menjalankan tugas itu. Di antara
sahabat itu adalah: tujuh puluh orang yang syahid dalam kejadian Bi`ru Ma`unah yang
terkenal dalam sejarah. Mereka telah dikhianati oleh orang-orang musyrik.
Dari Abi Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Penghapal Al Quran akan datang pada hari kiamat, kemudian Al Quran akan berkata:
Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia, kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah
(kehormatan), Al Quran kembali meminta: Wahai Tuhanku tambahkanlah, maka orang
itu dipakaikan jubah karamah. Kemudian Al Quran memohon lagi: Wahai Tuhanku,
ridhailah dia, maka Allah SWT meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu:
bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga), dan Allah SWT menambahkan dari
setiap ayat yang dibacanya tambahan ni`mat dan kebaikan “.
Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia menilainya hadits hasan (2916), Ibnu Khuzaimah, al hakim, ia
menilainya hadits sahih, serta disetujui oleh Adz Dzahabi (1/553).

Balasan Allah SWT di akhirat tidak hanya bagi para penghapal dan ahli Al Quran
saja, namun cahayanya juga menyentuh kedua orang tuanya, dan ia dapat memberikan
sebagian cahaya itu kepadanya dengan berkah Al Quran.
Dari Buraidah ia berkata: Rasulullah SAW bersabda:
“Siapa yang membaca Al Quran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka
dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari Kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari,
kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di
dunia, keduanya bertanya: mengapa kami dipakaikan jubah ini: dijawab: “karena kalian
berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Quran” .

Kedua orang itu mendapatkan kemuliaan Tuhan, karena keduanya berjasa
mengarahkan anaknya untuk menghapal dan mempelajari Al Quran semenjak kecil. Dan
dalam hadits terdapat dorongan bagi para bapak dan ibu untuk mengarahkan anak-anak
mereka untuk menghapal Al Quran semenjak kecil.
Ibnu Mas`ud berkata:
“Rumah yang paling kosong dan lengang adalah rumah yang tidak mengandung
sedikitpun bagian dari Kitab Allah SWT ”.
Dan pengertian kata “ashfaruha” adalah: yang paling kosong dari kebaikan dan
berkah.
Al Munziri meriwayatkan dalam kitab At Targhib wa At Tarhib dengan kata:
“ashghar al buyut” dengan ghain bukan fa. Dan maknanya adalah: rumah yang paling
hina kedudukannya, dan paling rendah nilainya.


So...mari kita tingkatkan hafalan kita..dan juga terus berusaha untuk mengamalkan isinya...
woke...?..^_^d

sumber : Menghapal Al Quran (Yusuf Qardawi)

1.01.2011

Khasiat Madu Lebah



Lebah adalah salah satu makhluk Allah yang hidup dari sesuatu yang baik dan menghasilkan yang baik.
Lebah makan dari hal yang baik, yaitu sari bunga..
Lalu lebah menghasilkan yang baik pula...yaitu madu...
Dimana madu sebagai makanan dan obat.Madu memiliki vitamin-vitamin diantaranya :
1. vitamin A
penting bagi penglihatan dan pemeliharaan kornea mata dan conjungtiva
2 vitamin B (niacine)
vitamin ini dapat mencegah penyakit pelagra (semacam penyakit kulit)
3.vitamin B3 (panthothenic acid)
mencegah kerontokan pada rambut, luka pada saluran pencernaan dan gangguan sel saraf. Karena vitamin ini membentuk zat asetil kolin yang sangat penting bagi tubuh
4. vitamin E (tokoverol)
membantu proses percernaan makanan
5. Vitamin K
penting untuk penggumpalan darah
Selain vitamin, madu juga memiliki enzim yang penting, diantaranya enzim intervase, amilase dan katalase.
Ini semua sesuai dengan firman Allah.swt :
Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia", Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (Qs. An_nahl-68-69)

Subhanallah ....

Selain itum untuk para akhwat nih..
madu lebah juga dimanfaatkan untuk kecantikan. Pada tahun 1835 di London, tersiar kabar bahwa madu lebah dapat memperindah dan melindungi kulit, mencegah dan mengobatinya dari pecah-pecah, serta sangat ampuh bagi bibir dan kulit tangan.
Madu dapat digunakan sebagai masker wajah dan leher, selama 10 menit. Kemudian dicuci dengan air hangat agar menghasilkan kulit yang segar dan cantik. Dapat juga membuat masker dari campuran madu lebah, gliserol dan kuning telur. Cara pemakaiannya, masker tersebut diletakkan pada wajah selama 15-20 menit, kemudian cuci dengan air hangat.
Selain masker, ada yang berpendapat bahwa madu lebah dapat memberikan kesuburan dan kecantikan pada rambut. Pada zaman dahulu ada seorang perempuan asal Belanda bernama Sarah yang meninggal pada tahun 1744 dalam usia 84 tahun. Ia adalah wanita yang memiliki rambut paling bagus. Dikisahkan, selama hidupnya ia selalu mencuci rambutnya dengan madu lebah. Caranya dengan menambahkan dua sendok besar madu lebah pada satu liter air hangat. Kita pun banyak menyaksikan madu lebah dimasukkan dalam berbagai jenis sampo.

Subahanallah...
Bahkan Rasul kita Muhammad.saw rutin meminum madu seperti yang tercantum dalam hadits berikut :
Dari Said Ibnu Jabir dari Ibnu Abbas dari Nabi saw, bahwa beliau bersabda : "Kesembuhan itu ada 3 hal, yaitu dalam al hijamah, meminumkan madu, dan pengobatan dengan kay (besi panas), dan aku melarang  ummatku melakukan pengobatan dengan kay "

Ayo mari gemar konsumsi madu...
Hehe.. ^_^d

12.30.2010

Heart by heart...

  No comments    
categories: 
Dalam perjalanan hidup ini, dakwah merupakan kewajiban serta hak setiap makhluk Allah yang beriman.Dakwah secara sederhana dapat diartikan menyebarkan kebaikan di seluruh alam semesta. Dakwah jangan dianggap sebagai suatu kajian yang berat. Banyak orang yang mendengar namanya saja sudah alergi. Dakwah memang merupakan tanggung jawab besar, tanggung jawab setiap mukmin.Namun, kita harus tahu bagaimana strategi dakwah yang baik.

Seperti yang rasul ajarkan, berdakwah harus menggunakan HATI. Jangan sampai kita berdakwah, namun tidak ikhlas terpancar dari hati. Karena HATI hanya bisa disentuh oleh HATI..
HEART BY HEART..

Hati merupakan pusat dari segala tindakan yang kita lakukan. Oleh karena itu, hati menjadi tujuan utama dari objek dakwah.

Jangan sampai ketika kita berdakwah, keegoisanlah yang berbicara, kesombonganlah yang memimpin dakwah kita. Oleh karena itu, marilah kita sering charger hati kita, selalu upgrade hati kita, tingkatkan ruhiyah kita. Agar apa yang kita sampaikan dapat menyentuh hati objek dakwah kita.


Asah kepekaan hati ini, dan senantiasa ingat bahwa hanya Allah yang berkuasa memberikan hidayah-Nya pada siapa saja yang dikehendaki-Nya.Agar di saat hati objek dakwah kita tidak tersentuh, kita tidak emosi dan kesal, karena telah yakin bahwa hanya Allah yang berkuasa.

12.15.2010

Haruslah kita merasa malu...

  No comments    
categories: 
Sahabat...
Apakah kau melihat sekeliling?
Apakah kau tahu keadaan sekitarmu?
Sungguh ngeri...sahabat...


Tahukah engkau sahabat...?
Sekelilingmu merasakan kepedihan...
Merasakan kedinginan,,,kelaparan...













sedangkan kita?
apa yang kita rasakan?
kita masih bisa makan..
merasakan hangatnya tidur dalam dekapan selimut tebal...
merasakan kasih sayang orang tua...
mendapatkan pendidikan..
sedangkan mereka...
saudara-saudara kita seiman..
mengalami hal yang sungguh berbeda 180 derajat dengan kita...
Lalu?
Apakah kita hanya diam?
Apakah kita hanya bisa melihat serta apatis saja?
tidak sahabatku...
kita harus merasa malu ...
kita harus bergerak sahabat...
membantu mereka..
memperhatikan mereka...
memperjuangkan mereka...
apalagi karena mereka adalah saudara seiman kita...

12.14.2010

My mother is my hero...

  No comments    
categories: 
Ibu..
Ku tahu..
Sungguh kau lelah mengasuh kami..
Peluh tak lagi terasa..
Air mata tak lagi terbaca..
Senyumanmu...
Selalu membuatku tenang..
nyaman...dan merasakan kehangatan...
Oh Ibu..
Pengorbananmu takkan terganti...
Jika alam ini pun ku berikan...
Tak..
Takkan bisa...
mengganti pengorbananmu..
Rasa Sayangmu...kasihmu...
Takkan pernah tergantikan...
Kau adalah malaikat yang Allah turunkan untukku..
Terima kasih ibu..
Kata itu tak cukup..
Takkan pernah cukup..
Walau ku ucap sepanjang hayatku...

12.08.2010

Dahsyatnya Proses Sakaratul Maut

  No comments    
categories: 
“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah  tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”. (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).

Datangnya Kematian Menurut Al Qur’an :
1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha
menghindarkan resiko-resiko kematian.
Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh". Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)
2. Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun? (QS An-Nisa 4:78)
3. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.
Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (QS al-Jumu’ah, 62:8)
4. Kematian datang secara tiba-tiba.
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS, Luqman 31:34)
5. Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat
Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS, Al-Munafiqun, 63:11)

Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut
Sabda Rasulullah SAW : “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)
Sabda Rasulullah SAW : “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari)

Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW .
Ka’b al-Ahbar berpendapat : “Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”.
Imam Ghozali berpendapat : “Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.
Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. “Wahai manusia !”, kata pria tersebut. “Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang
dariku.”
Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.
Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah. Wallahu a’lam bis shawab.

Sakaratul Maut Orang-orang Zhalim
Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang zhalim. Allah SWT pun memperlihatkan gambaran perupaan Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pingsan tak sadarkan diri. Setelah sadar Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.
Kisah ini menggambarkan bahwa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.

Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita.
Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata):
"Keluarkanlah nyawamu". Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, mkarena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. (QS Al-An’am 6:93) (Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); "Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun". (Malaikat menjawab): "Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan". Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya.
Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu. (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)
Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal. Kepada orang zhalim, si malaikat akan berkata, “Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir kami ke tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapanucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik ! “ Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu. Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Tak seorangpun diantara kalian yang akan
meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka”.
Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang zhalim di neraka, “Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka”. Naudzu bila min dzalik!

Sakaratul Maut Orang-orang Yang Bertaqwa
Sebaliknya Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum.
Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?"
Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa.
(yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan". (QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)
Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, “Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu”.

Wallahu a’lam bish-shawab.
Semoga kita yang masih hidup dapat selalu dikaruniai hidayah-Nya, berada dalam jalan yang benar, selalu istiqomah dalam keimanan, dan termasuk umat yang dimudahkan-Nya, selama hidup di dunia, di akhir hidup, ketika sakaratul maut, di alam barzakh, di Padang Mahsyar, di jembatan jembatan Sirath-al mustaqim, dan seterusnya.
Amin !
(Sumber Tulisan Oleh : NN, dikumpulkan dari berbagai sumber)