6.01.2011

Wasiat Ustad Hasan Al Banna

  No comments    
categories: 
Wasiat Hasan Al-Banna

Saudaraku,Janganlah engkau putus asa, kerana putus asa bukanlah akhlak seorang muslim.Ketahuilah bahwa ke-nyataan hari ini adalah mimpi hari kemarin, dan impian hari ini adalah kenyataan di hari esok. Waktu masih panjang dan hasrat akan terwujudnya kedamaian masih tertanam dalam jiwa masyarakat kita, meski fenomena-fenomena kerusakan dan kemaksiatan menghantui mereka. Yang lemah tidak akan lemah sepanjang hidup-nya dan yang kuat tidak akan selamanya kuat.

Allah swt. berfirman,
"Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir)itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang orang yang mewarisi (bumi), dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi dan akan Kami perlihatkan kepada Fir'aun dan Haman serta tentaranya apa yang selalu mereka khawatirkan dan mereka itu," (Al-Qashash: 5-6)

Putaran waktu akan memperlihatkan kepada kita peristiwa-peristiwa yang mengejutkan dan memberikan peluang kepada kita untuk berbuat. Dunia akan melihat bahwa dakwah kita adalah hidayah, kemenangan, dan kedamaian, yang dapat menyembuhkan umat dari rasa sakit yang tengah dideritanya. Setelah itu tibalah giliran kita untuk memimpin dunia, kerana bumi tetap akan berputar dan kejayaan itu akan kembab kepada kita. Hanya Allah-lah harapan kita satu-satunya. Bersiap dan berbuatlah, jangan menunggu datangnya esok hari, kerana bisa jadiengkau tidak bisa berbuat apa-apa di esok hari.
Kita memang harus menunggu putaran waktu itu, tetapi kita tidak boleh berhenti. Kita harus terus berbuat dan terus melangkah, kerana kita memang tidak mengenal kata "berhenti" dalam berjihad.

Allah swt. berfirman,
"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, sungguh akan Kami tunjukkan jalan-jalan Kami." (Al-Ankabut: 69)
Hanya Allah-lah dzat yang Maha Agung, bagi-Nya segala puji

5.01.2011

Bonding FKDF :)

  No comments    
categories: 

Jatinangor, 29 – 30 Mei 2011
Bonding FKDF
            Tanggal ini, tanggal 29 Mei 2011. Agenda’s Tsam menjadwalkan ada sekitar 5 acara di hari ini dan waktunya bersamaan. Bingung. Jujur semuanya menarik. Kalo kayak amoeba, mau deh membelah diri jadi banyak. Biar ada di semua acara itu…
            FLASH BACK….
Jam 11.00 WIB usai sudah Praktikum ITMKG mengenai AkRILIK dengan segala kekesalan yang akan aku bahas di bab lain, gak di sini deh…
Selesai praktikum, aku hadir di agenda Rapat “Al Meera 2”, di mana aku di situ sebagai staff divisi akomtrans. Aku diamanahi sama Kordivku ( Eby) buat ngajuin serta ngelaporin apa yang akomtrans kerjakan dan butuhkan. Di sana aku deg-degan banget, ditanya sama ketua Al Meera kali ini …dengan tatapan tajamnya..
Hufft… deg-degan bangetlah…
Gak tau harus bilang apa…Ya udahlah yah..yang penting udah aku sampaikan..apa adanya yang akomtrans udah lakuin… #lega juga akhirnya biasa aja ternyata
#rapat rapat rapat rapaaaaaaaaaaaaaat… aja ceritanya, dengan laporan dari semua divisi, ada acara, konsumsi, pubdekdok, humas, dan danus
Teng tong… jamku berbunyi, jam 13.00 WIB… #Waktunya solat duhur telah tiba…
Rapat pun selesai. Solat dan siap-siap ke FISIP gedung D.. #yeyey…
Agenda selanjutnya adalah …
Acara FKDF : tentang NII dan film “?” presented by : Departemen ACC (Akidah Crisis Centre)
Pembicaranya ada pak Sukamto ( mantan anggota NII) yang sekarang bergabung di orghanisasi yang bernama NII Crisis Centre.
#Penjelasan penjelasan penjelasan……
Teng tong… agenda ngasih tau lagi, jam 15.30 WIB…
Solat ashar. Agenda selanjutnya KAJIAN PUBLIK KAMMI “Islam, Jihad dan Realita”
@Arboretum … huhuy.. tiris pisan kata orang sunda…
Dimulai lah diskusi dengan moderator kang Fadhil. Di situ bingung dari tadi tuh udah idea pa yang mau diomongin. Tapi, ngumpulin nyalinya itu loh yang bikin waktu berlalu…
Setelah panjang lebar para aktivis yang lain mengungkapkan pendapatnya serta dalil-dalil untuk menguatkan. Pas udah mau disimpulin, aku ngacauin dengan mengangkat telapak tangan. Mau ngomong ceritanya. Sebneernya bahasannya udah kelewat. Tapi pengen ngomong, ya udahlah yah…
Dan komentarnya ternyata bener aku udah telat buat ngangkat masalah itu. Kacau bangett. PARAH…
Teng tong.. Jam 17.30 WIB …
“Udah jam malem akhwat nih…” celetuk salah seorang akhwat.
Diskusi pun ditutup. Cap cus ke kosan… mau agenda Bonding. Solat magrib dulu lah. “di banyak malam aku berdoa… “ ringtone hp ku bordering. SMS masuk…
“tsam jadi ikut bonding kan? “ th sarah.
“siap th, lg prepare” tsam
“sip2, jangan kemaleman ya” th sarah
“wokeh-wokeh” tsam.
Keluar kosan dengan tas berat yang isinya banyak yang gak penting juga. Haha, nambah-nambahin beban buat punggung aja yang ada. Tujuan lanjutan ke Alfa dulu. Mau beli air minum sama Poca** S***…hehehe
Pas mau bayar, buka dompet Cuma isi 40.000, uang recehan 20.000 dua lembar. Huaaaa…baru sadar ga punya uang, ucapku dalam hati… hiks…hiks…
Bayar. Udah gitu, ternyata asam lambung meningkat, minta makan katanya. Ya udah aku bawa lambungku buat makan dulu di SALWA. 5.000,- hehe
Dengan tas besar, jaket FOSI dan tengtengan air 1500 ml. menanjaki tacin yang memiliki kemiringan kira-kira hamper 45 derajat. Ngos ngosan…huh u hu…
Sampaelah di FK… cik cik cik.. kakiku merincik naik ke atas, menuju mushola As-syifa. Sampai juga di lantai dua. Solat Isya. Selesai solat dan mushofahah. Acara makan dan ta’ruf. Semua akhwat memperkenalkan diri dan harapan buat FKDF. Sip, mantap-mantap semuanya. Setelah itu, acara pindah ke aula A1. Tempat mabit malam ini.  Di sana, kita ada acara ta’aruf yang lebih intens lagi. Sampai acara tuker-tukeran kado. Dan aku lupa, ada tugas bikin kado… Huaaaa parah …
Ya udah deh, nyari some thing di tas yang bisa dijadiin kado. Dapet dapet… macaroni… ya udah deh itu yang aku jadiin kado. Hehe maaf banget buat yang dapet…
Selesaiitu semua, teng tong jam 23.00 WIB…
Cup cup cup.. mataku udah tinggal 0,00005 watt lagi nih kayaknya. Tidur. Waktunya tidur.
Teng tong… Jam 03.00 WIB, “aku ingin mencintaiMu.. setulusnya…blablabla “ alarmku bunyi.
“bangun ukhti.. ayo QL..QL… “ seru seorang akhwat.
“ ehhhh… masih ngantuk.. “ sambil berdiri dan ngucek-ngucek mata
Ambil air wudhu dan QL berjamaah, tilawah, dan lanjut solat subuh berjamaah. Lalu, abis itu baca al ma’tsurat bersama dan olahraga #seruuuu
Pack barang. Lalu, cap cus berangkat…
Di perjalanan gerbang baru Unpad, banyak sekelompok bapak ibu dosen yang lagi gerak jalan tingkat jabar katanya. Kami menyelusup ke barisan dan maju melangkah cepat dengan beban yang berat pula.
#jalan jalan jalan jauuhhhhh
Istirahat dulu di bawah pohon yang cukup rimbun. Minum…
#lanjut lagi.. berjalan dengan agak santai sekarang
“huaaa… nanjak… Subhanallah…”
Mantabs…
“ayo berjuang –berjuang” teriak hatiku
Sampe jalan mundur biar ga kerasa capek ceritanya. Sampai- sampai kita bahas fisika berapa kemiringan dan berapa newton yang harus kita gunakan..
Hahai..FISIKAWAN sejati… hihihi
Aku udah diem aja…
Tanda capek ceritanya… haahaa
Ditegur sama ummi.. ayo ..jalan!!!!
#jalan jalan jauuuuhhhhh, nanjak,,,, dan sampaiiiii
“huahhhh indah pisan…. “
Yeyey,,nemu sungai… tiis …
Tapi, panas banget ya…,
 pake payung  ( ide bagus ).. sip-sip.. dibawah terik yang menyengat… ku dipayungi oleh payungi… ya eyalahhh
solat dulu…
Abis solat makan siang.. #hhufft akhirnya… hehehe
Udah beres, ta’aruf sama pengurus FKDF yang ikhwannya juga…
Subhanallah, orang-orang yang sangat luar biasa.. ALLAHU AKBAR!!!
Setelah ta’aruf, masuk acara games yang terpisah, yang menuntut pemikiran dan kerjasama juga kepercayaan pada qiyadah. Hehe
Teng tong … waktu menunjukkan pukul 14.30 WIB
Penutupan. Dan cap cus pulang. Dengan angkot yang sudah disewa. Subhanallah jalannya ancur. Jlag jlig jlug….parah…
Tapi, tetep aja kalo capek ya tidur di mobil, jalan seancur apa pun juga…
Hahaha
Sampai di FK, ambil barang. Pulang kostan..
Alhamdulillah mudah-mudahan bonding ini benar-benar mampu jadi perekat yang lebih kuat dari lem aibon, dari power glue sekalipun. Karena Ukhuwah dalam dakwah amatlah penting. Mudah2an ukhuwah itu bisa terbangun dan menjadi salah satu penyokong dalam kerja-kerja dakwah ke depannya untuk Allah..
Aaaamiiin… J




4.15.2011

Ekspresi wajah itu penting, tapi bisa jadi fitnah juga loh...

  No comments    
categories: 

Wajah ini adalah karunia Allah yang tak terkira. Maha Besar Allah yang telah menciptakan wajah ini berbeda dari makhluk lainnya bahkan berbeda antar manusia yang satu dengan manusia lainnya. Allah telah menciptakan wajah ini cocok untuk kita, semuanya terintegrasi dengan baik, sinergisasi antara mata, hidung, bibir telinga dan rambut yang melekat di kepala kita. Semuanya telah Allah ciptakan "pas" untuk kita. Janganlah sekali-kali kita berfikir dan membandingkan dengan orang lain yang fisiknya Allah ciptakan lebih indah dari kita. Hal itu akan membuat kita kufur akan nikmat yang Allah anugerahkan. Karena seyogyanya Allah menciptakan apapun tak ada yang sia-sia.Semuanya telah dibuat sesuai dengan kebutuhan dan yang tervaik dalam pandangan Allah.  Jika kita bersyukur maka Allah akan menambah nikmat kita, namun jika kita kufur niscaya tunggulah azabNya yang amat pedih. Na'udzubillah...


Wajah tentu berhubungan dengan ekspresi. Wajah ini akan mengekspresikan apa yang kita rasakan. Saat senang, tentu bibir kita akan mengembang lebar dengan senyum sumringah. Tatkala sedih bibir ini manyun dan mata pun sayu. Saat marah mata memerah dan muka tak ayal laksana udang rebus yang menggoda.
Dan banyak ekspresi - ekspresi yang lain yang tentunya gambaran suasana hati kita. Dewasa ini ekspresi wajah amatlah penting saat kita berinteraksi dengan orang lain. Namun, jangan sampai ekspresi wajah ini menimbulkan "VMJ" antar lawan jenis dan tentunya menimbulkan fitnah bagi keduanya. Bahkan bukan saja fitnah namun dosa bagi keduanya. Ekspresi wajah yang mungkin "imut" dan "cute" bisa saja menjadi panah setan yang dapat mengotori kesucian hati.


Hendaklah dari tiap -tiap kita menjaga dan mengendalikan ekspresi wajah kita yang tentunya merupakan pengendalian dari hati dan perasaan kita. 



Berekspresilah, namun lihat dulu lawan bicara kita siapa.... :)
Selamat berekspresi ...

3.13.2011

Lagi suka banget lagu nya NYC(STAR FIVE)...**Cermin tak pernah berdusta**

  No comments    
categories: 
liriknya....

cermin yang biasa kupandangi di setiap hari
sekali lagi membiaskan bayangan diri
wajah ini hati ini tempat sgala rasa bermula
kan indahkah akhir sgala kita

reff :
apakah diriku ini kan bercahaya bersinar di syurgaMu menatap penuh rindu
ataukah diriku ini kan hangus legam terbakar dalam nyala di neraka membara

sungguh berbeda yang nampak dan yang tersembunyi hanya kepalsuan menipu topeng belaka
jiwa ini tubuh ini hati yang merajai diri tlah bersalah hambaMu melangkah
kemanakah diriku ini berakhir di surga atau di nerakaMu
aku takkan mampu ampuni hamba sebelum akhir waktu

wihiiiii...bener2...ngenaaaaaaaa..... :)

Iman bertambah dan berkurang..

  No comments    
categories: 
         Keimanan adalah hal penting yang harus senantiasa kita jaga. Rasulullah saw. bersabda " Iman itu bertambah dan berkurang, bertambahnya dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan "
         Hadist di atas sungguh jelas, bahwa iman itu fluktuatif, tak bisa konstan. Kenapa ya? karena manusia itu makhluk mulia yang memiliki nafsu. Dan nafsu kita dikendalikan oleh ilmu yang menopang iman kita. Harus kita ketahui, bahkan udah tau dari dulu kali ya, kalau syaitan itu licik dan senantiasa menggoda kita sebagia manusia. Kita ini berbeda dengan malaikat yang taat tanpa akan maksiat. Malaikat yang tidak memiliki nafsu dan senantiasa melaksanakan apa yang Allah perintahkan.
         Terus ga adil dong??eitss..kenapa kita disebut makhluk mulia, karena kita penuh tantangan dalam melaksanakan perintah Allah. Betul ndak??betul dong...
Iman bertambah dengan ketaatan, hmm.. jadi kita harus jihad akbar nih ( mengendalikan hawa nafsu ) dalam melaksanakan perintah Allah. Senantiasa memperbaiki dan menambah amalan sebagai bentuk ketaatan kita pada-Nya. Dan kita usahakan kurangi prevalensi maksiat kita dikurangi bahkan kalau bisa ditiadakan. Dan kita usahakan juga kikis dosa yang terlanjur kita kerjakan dengan istigfar.

3.09.2011

Ketika hati ini ingin menjadi putih

  No comments    
categories: 
Hati...sesuatu yang Rasul katakan sangat penting..
Ketika hati baik, maka seluruh manusia menjadi baik. Namun, ketika hati buruk manusia itu pun akan buruk. Hati adalah sesuatu yang sangat sensitif, yang harus senantiasa kita jaga kebersihan dan kemurniannya.
Segala sesuatu yang kita kerjakan akan berawal dari hati. Hati adalah tempatnya niat. Ketika niat itu baik, hati memperoses dan mengkoordinasikannya dengan otak, otak menjalankan dan memerintah kepada syaraf untuk menyampaikannya pada anggota tubuh yang kita miliki. Guna merealisasikan apa yang niat inginkan.
Hati kadang sering terkena debu-debu jalanan maksiat yang membuatnya kotor bahkan usang. Debu itu membuat hati menjadi sulit untuk menerima hal baik yang ingin masuk ke dalam hati.
Oleh karenanya kita harus senantiasa melatih dan melindungi hati ini dari segala penyakit yang tentunya akan berdampak sangat buruk terhadap kita ke depannya. Kita harus senantiasa membuat hati ini tetap terjaga keputihannya. Hati yang putih bersih laksana air bening yang mengalir dan mampu menyejukkan siapapun yang berlabuh di sana.

2.19.2011

Kedudukan Ikhlas

  No comments    
categories: 
Kedudukan Ikhlas
Ikhlas merupakan hakikat dari agama dan kunci dakwah para rasul Shallallaahu 'alaihi wa Salam .
Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman, artinya: " Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan (ikhlas) kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan meunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus." (QS. 98:5)
Juga firmanNya yang lain, artinya: "Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya." (QS. 67:2)
Berkata Al Fudhail (Ibnu Iyadl, penj), makna dari kata ahsanu 'amala (lebih baik amalnya) adalah akhlasuhu wa Ashwabuhu, yang lebih ikhlas dan lebih benar (sesuai tuntunan).
            Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu beliau berkata: 'Aku mendengar Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam bersabda, Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman, artinya: "Aku adalah Tuhan yang tidak membutuhkan persekutuan , barang siapa melakukan suatu per-buatan yang di dalamnya menyekutukan Aku dengan selainKu maka Aku tinggalkan dia dan juga sekutunya." (HR. Muslim).
            Oleh karenanya suatu ketaatan apapun bentuknya jika dilakukan dengan tidak ikhlas dan jujur terhadap Allah, maka amalan itu tidak ada nilainya dan tidak berpahala, bahkan pelakuknya akan menghadapi ancaman Allah yang sangat besar. Sebagaimana dalam hadits, bahwa manusia pertama yang akan diadili pada hari kiamat nanti adalah orang yang mati syahid, namun niatnya dalam berperang adalah agar disebut pemberani. Orang kedua yang diadili adalah orang yang belajar dan mengajarkan ilmu serta mempelajari Al Qur'an, namun niatnya supaya disebut sebagai qori' atau alim. Dan orang ketiga adalah orang yang diberi keluasan rizki dan harta lalu ia berinfak dengan harta tersebut akan tetapi tujuannya agar disebut sebagai orang yang dermawan. Maka ketiga orang ini bernasib sama, yakni dimasukkan kedalam Neraka. (na'udzu billah min dzalik).
Pengertian Ikhlas
Ada beberapa pengertian ikhlas,  diantarnya:
  • Semata-mata bertujuan karena Allah ketika melakukan ketaatan.
  • Ada yang mengatakan ikhlas ialah membersihkan amalan dari ingin mencari perhatian manusia.
  • Sebagian lagi ada yang mendefinisikan bahwa orang yang ikhlas ialah orang yang tidak memperdulikan meskipun seluruh penghormatan dan peng-hargaan hilang dari dirinya dan berpindah kepada orang lain,karena ingin memperbaiki hatinya hanya untuk Allah semata dan ia tidak senang jikalau amalan yang ia lakukan diperhatikan oleh orang,walaupun perbuatan itu sepele.
            Ditanya Sahl bin Abdullah At-Tusturi, Apa yang paling berat bagi nafsu? Ia menjawab: "Ikhlas, karena dengan demikian nafsu tidak memiliki tempat dan bagian lagi." Berkata Sufyan Ats-Tsauri: "Tidak ada yang paling berat untuk kuobati daripada niatku, karena ia selalu berubah-ubah."
Perusak-perusak Keikhlasan
Ada beberapa hal yang bisa merusak keikhlasan yaitu:
  • Riya' ialah memperlihatkan suatu bentuk ibadah dengan tujuan dilihat manusia, lalu orang-orangpun memujinya.
  • Sum'ah, yaitu beramal dengan tujuan untuk didengar oleh orang lain (mencari popularitas).
  • 'Ujub, masih termasuk kategori riya' hanya saja Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah membedakan keduanya dengan mengatakan bahwa: "Riya' masuk didalam bab menyekutukan Allah denga makhluk, sedang ujub masuk dalam bab menyekutukan Allah dengan diri-sendiri. (Al fatawaa, 10/277)
Disamping itu ada bentuk detail dari perbuatan riya' yang sangat tersembunyi, atau di sebut dengan riya' khafiy' yaitu:
  1. Seseorang sudah secara diam-diam melakukan ketaatan yang ia tidak ingin menampakkannya dan tidak suka jika diketahui oleh banyak orang, akan tatapi bersamaan dengan itu ia menyukai kalau orang lain mendahului salam terhadapnya, menyambutnya dengan ceria dan penuh hormat, memujinya, segera memenuhi keinginannya, diperlakukan lain dalam jual beli (diistimewakan), dan diberi keluasan dalam tempat duduk. Jika itu semua tidak ia dapatkan ia merasa ada beban yang mengganjal dalam hatinya, seolah-olah dengan ketaatan yang ia sembunyikan itu ia mengharapkan agar orang selalu menghormatinya.
     
  2. Menjadikan ikhlas sebagai wasilah (sarana) bukan maksud dan tujuan.
    Syaikhul Islam telah memperingatkan dari hal yang tersembunyi ini, beliau berkata: "Dikisahkan bahwa Abu Hamid Al Ghazali ketika sampai kepadanya, bahwa barangsiapa yang berbuat ikhlas semata-mata karena Allah selama empatpuluh hari maka akan memancar hikmah dalam hati orang tersebut melalui lisanya (ucapan), berkata Abu Hamid: "Maka aku berbuat ikhlas selama empat puluh hari, namun tidak memancar apa-apa dariku, lalu kusampaikan hal ini kepada sebagian ahli ilmu, maka ia berkata:  "Sesungguhnya kamu ikhlas hanya untuk mendapatkan hikmah, dan ikhlasmu itu bukan karena Allah semata.
    Kemudian Ibnu Taymiyah berkata: "Hal ini dikarenakan manusai terkadang ingin disebut ahli ilmu dan hikmah, dihormati dan dipuji manusia, dan lain-lain, sementara ia tahu bahwa untuk medapatkan semua itu harus dengan cara ikhlas karena Allah.Jika ia menginginkan tujuan pribadi tapi dengan cara berbuat ikhlas karena Allah,maka terjadilah dua hal yang saling bertentangan. Dengan kata lain, Allah di sini hanya dijadikan sebagai sarana saja, sedang tujuannya adalah selain Allah. 
  3. Yaitu apa yang diisyaratkan Ibnu Rajab beliau berkata: "Ada satu hal yang sangat tersembunyi, yaitu terkadang seseorang mencela dan menjelek-jelekan dirinya dihadapan orang lain dengan tujuan agar orang tersebut menganggapnya sebagai orang yang tawadhu' dan merendah, sehingga dengan itu orang justru mengangkat dan memujinya. Ini merupakan pintu riya' yang sangat tersembunyi yang selalu diperingatkan oleh para salafus shaleh.
Cara-cara mengobati riya'
  1. Harus menyadari sepenuhnya , bahwa kita manusia ini semata-mata adalah hamba. Dan tugas seorang hamba adalah mengabdi dengan sepenuh hati, dengan mengharap kucuran belas kasih dan keridhaanNya semata.  
  2. Menyaksikan pemberian Allah, keutamaan dan taufikNya, sehingga segala sesuatunya diukur dengan kehendak Allah bukan kemauan diri sendiri. 
  3. Selalu melihat aib dan kekurangan diri kita, merenungi seberapa banyak bagian dari amal yang telah kita berikan untuk hawa nafsu dan syetan. Karena ketika orang tidak mau melakukan suatu amal, atau melakukannya namun sangat minim maka berarti telah memberikan bagian (yang sebenarnya untuk Allah), kepada hawa nafsu atau syetan.
  4. Memperingatkan diri dengan perintah-perintah Allah yang bisa memperbaiki hati.
  5. Takut akan murka Allah, ketika Dia melihat hati kita selalu dalam keadaan berbuat riya'.
  6. Memperbanyak ibadah-ibadah yang tersembunyi seperti qiyamul lail, shadaqah sirri, menagis karena Allah dikala menyandiri dan sebagainya. 
  7. Membuktikan pengagungan kita kepada Allah, dengan merealisasikan tauhid  dan mengamalkannya.
  8. Mengingat kematian dan sakaratul maut, kubur dan kedah syatannya, hari akhir dan huru-haranya.
  9. Mengenal riya', pintu-pintu masuk dan kesamarannya, sehingga bisa terbebas darinya.
  10. Melihat akibat para pelaku riya' baik di dunia maupun di akhirat.
  11. Meminta pertolongan dan perlindungan kepada Allah dari perbuatan riya'dengan membaca doa:"Ya Allah aku berlindung kepadamu dari berbuat syirik padahal aku mengetahui,dan aku mohon ampun atas apa-apa yang tidak ku ketahui."
Wallahu a'lam bis shawab.
Disarikan dari buku al ikhlash wa asy syirkul asghar,Dr Abdul Aziz bin Muhammad Al Abdul Lathif, Darul Wathan Riyadh (Ibnu Djawari)

1.17.2011

Kesedihan,akibat siapa?

  No comments    
categories: 
Kesedihan membuat kita jatuh dan terlena dalam lembah penyesalan. Lembah yang mana kita akan sulit mengembalikan kepercayaan diri, kekuatan hati dan kemantapan keyakinan. Penyesalan itu perlu, namun terus berlarut dalam penyesalan akan membuat kita terus jatuh dan semakin jatuh dalam lembah kenistaan. Penyesalan haruslah di Follow up dengan perbaikan yang harus diusahakan. Usaha yang dikerahkan haruslah maksimal. Usaha tersebut haruslah diniatkan karena Allah. Jangan sampai usaha kita dibarengi dengan hati menggerutu dan mengingkari takdir Allah bagi kehidupan kita. Sungguh kita harus selalu yakin dan husnudzzan terhadap skenario indah yang Allah buatkan untuk kita. Yakinlah bahwa ini adalah curahan kasih sayang Allah pada kita. Allah mungkin menginginkan kita untuk lebih baik. Lebih keras berusaha, lebih banyak berdo'a. Husnudzzan saja, mungkin Allah ingin kita terus mengingatNya. Allah inginkan kita untuk terus berseru dan meminta padaNya. Allah inginkan kita agar kita menjadi lebih capable. Allah merindukan hambaNya memohon dan meminta padaNya. Itu tandanya bahwa Allah sangat mencintai hambaNya. Selalu ingat perjuangan tanpa pengorbanan takkan pernah menghasilkan kesuksesan. Tidak ada dalam sejarahnya bahwa orang yang sukses, tak pernah terjatuh. Orang-orang yang sekarang berada di puncak kesuksesan adalah orang-orang yang pernah mengalami kegagalan yang menyebabkan kesedihan. Kepahitan hidup bahkan tak elak mereka rasakan. Namun, kesedihan dan kegagalan mereka jadikan sebagai lecutan di masa mendatang agar lebih berhati-hati dan lebih keras untuk berusaha.
Kesedihan mungkin akibat perilaku kita sendiri, kita mungkin telah sengaja atau tidak sengaja membuat suatu keadaan menjadi kacau, gagal, yang kesemuanya itu membuat kesedihan. Namun, jangan menyalahkan Allah. Karena Allah senantiasa mengetahui yang terbaik bagi hambaNya. "Bisa jadi apa yang kamu anggap baik itu buruk menurut Allah, dan yang kamu anggap buruk itu adalah baik menurut Allah ".
La Tahzan!!Karena Allah menyayangi dan menyukai hambaNya yang mau bangkit.  :) :) :)

1.07.2011

Tebarkanlah salam..

  No comments    
categories: 
As-salam merupakan salah satu dari Asma Allah Yang Agung...
Maka dari itu menyebarkan salam adalah dianjurkan,,,
Karena kita menyebarkan keselamatan, kasih sayang dan Rahmat...bagi seluruh alam...
Subhanallah efek dari salam ...
Apalagi kita lebih dianjurkan untuk mengucapkan salam kepada orang yang belum kita kenal..
hal itu akan lebih berkesan..
Orang yang berkendaraan dianjurkan mengucapkan salam kepada orang yang sedang berjalan, orang yang sendirian dianjurkan mengucapkan salam kepada orang yang banyak, orang yang muda kepada orang tua..
begitulah rahmat Islam...
Subhanallah ..dengan salam ukhuwah pun akan lebih terbangun,.,,
lebih kuat dan lebih kokoh...
Mari tebarkan salam... ^_^